Pin It

17 Orang Putra Putri Kampar Ikuti TPA Sipencatar STTD

249 Views

IMG_1180 IMG_1198

Sebanyak 17 orang putra putri terbaik asal  Kabupaten Kampar yang dinyatakan memenuhi persyaratan admnistrasi akan mengikuti Tes Potensi Akademis (TPA) seleksi calon taruna Sekolah Tinggi Transportasi Darat (Sipencatar STTD) yang akan berlangsung di Provinsi Jambi.

Ketujuh belas putra putri asal Kabupaten Kampar tamatan SMK  dan SLTA sederajat jurusan IPA ini, berhak mengikuti tahapan seleksi selanjutnya dalam rangka Sipencatar STTD pola pembibitan berbasis putra daerah, dimana dalam ketentuannya calon peserta seleksi TPA asal Provinsi Riau dipusatkan di Provinsi Jambi, sedangkan tes TPA tersebut menurut jadwal akan berlangsung pada  tanggal 14-18  Juni 2016.

Para peserta calon Taruna asal Kabupaten Kampar ini, dapat mengikuti tahap seleksi TPA, setelah dilakukan seleksi validasi data dokumen persyaratan yang diminta, dan mereka sudah mengantongi kartu tanda peserta ujian seleksi. Demikian dijelaskan Kadis Perhubungan dan Infokom Kabupaten Kampar Hambali saat meminpin rapat evaluasi terakhir oleh panitia teknis daerah Jumat (10/06) di ruang rapat dinas Perhubungan Infokom Kabupaten Kampar, didampingi Heri Indaramulya. SP mewakili kepala BKD Kabupaten Kampar, dan perwakilan dari Kabag Hukum Setda Kampar Sekretaris dishub infokom Alfian.S.Sos.

Sementara itu Koordinator panitia daerah Yurisdian, ST, S.IPem, S.Si.T, M.Eng, M.Si dalam kesempatan yang sama mengatakan pula, bahwa pihaknya sangat menyayangkan adanya beberapa orang peserta yang kurang paham dan tidak berhati-hati, karena diantara peserta asal kabupaten Kampar ini yang sesungguhnya harus mengikuti tes TPA ini di Provinsi Jambi, akan tetapi pada kenyataannya ada lima orang diantara mereka tercatat sebagai peserta seleksi di Bekasi satu orang dan empat orang mengikuti seleksi Padang.

Meskipun untuk calon peserta seleksi asal provinsi Riau seluruhnya dipusatkan di Provinsi Jambi, namun lima orang diantara calon peserta asal kabupaten Kampar terdaftar sebagi peserta seleksi di luar Jambi, meskipun ini tidak berdampak langsung untuk menentukan kelulusan, tapi hal ini bisa terjadi sangat disayangkan.

Situasi ini terjadi bukan kerena kurang sosialisasi, akan tetapi lebih disebabkan kerena alasan personal peserta sendiri dengan alasan sendiri-sendiri sehingga tidak seluruh calon peserta dapat mengikuti seleksi di Jambi. (Dishubinfokom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *