Pin It

Kadishub Infokom Ingatkan Jajarannya Agar Koveratif dalam Pemeriksaan

77 Views

IMG_3195

Kepala Dinas Perhubungan Infokom Kabupaten Kampar Hambali mengingatkan para pejabat yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan tahun 2016, untuk selalu koveratif  dalam  pemeriksaan regular  yang dilakukan oleh Inspektorat Kabupaten Kampar, karena sesungguhnya pemeriksaan itu adalah pemeriksaan pertanggungjawaban kegiatan yang bersifat pembinaan, dengan demikian diharapkan dapat diketahui apa yang masih menjadi permasalahan dalam melengkapi surat pertanggungjawaban (SPJ) yang telah dilaksanakan.

Hal tersebut disampaikan Hambali didepan segenap Kepala Bidang, Kasubbag dan Kasi serta para PPTK dilingkungan Dinas Perhubungan Infokom Kabupaten Kampar, bersempena entrebriving yang dilakukan oleh Inspektorat Kabupaten Kampar, diaula Dinas Perhubungan Infokom Kabupaten Kampar Selasa (09/08) di Bangkinang.

Dalam menghadapi proses pemeriksaan ini ungkap Hambali, setiap diri yang terlibat dalam kegiatan harus koperatif dan dapat bekerjasama dengan Tim pemeriksa Inspektorat Kabupaten Kampar, yang melaksanakan tugas pokok dan fungsi yang diembannya, karena kita tahu bahwa pemeriksaan regular ini adalah pemeriksaan yang mengandung nilai pembinaan, dan kita harus koperatif, kahadiran Tim pemeriksaan ini sesungguhnya bukan untuk mencari-cari kesalahan seseorang, melainkan untuk melakukan penataan penertiban administrasi Keuangan sebagai bentuk pertanggung jawaban penggunaan uang Negara/daerah.

Pemeriksaan ini sendiri menurut jadwal akan berlangsyng selama 20 hari kerja,dan hari ini ungkap Hambali merupakan tahapan entrebriving,dan selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan terhadap  SPJ dan bentuk fisik dilapangan.

Tim terdiri dari Inspektur Pembantu (Irban) Wilayah II Mahadi sebagai Wakil Penanggung Jawab, Khairuddin sebagai Ketua Tim teknis, Supriyati Pemandu Teknis dan ditambah lima orang anggota teknis antara lain Sri Indrayani, Wahyu Ilahi,Fitri, dan Zul Alfian.

Dalam kesempatan tersebut Mahadi menjelaskan, bahwa kegiatan entribriving ini dimaksudkan untuk memberikan penjelasan terkait materi dan metode pemeriksaan yang akan dilakukan, sehingga semua pihak dapat memahami dan mempersiapkan apa yang seharusnya dipersiapkan, sehingga adanya kesalahan dalam pemeriksaan dapat diluruskan.

Disamping itu pula Mahadi juga menjelaskan bahwa sesungguhnya ada dua macam pemeriksaan yang melekat dengan tugas fokok dan fungsi Inspektorat, yaitu pertama Pemeriksaan regular yaitu pemeriksaan yang mengandung unsur pembinaan, kedua adalah pemeriksaan khusus, dimana pemeriksaan ini adalah pemeriksaan yang dilakukan kepada seseorang karena adanya indikasi atau laporan masyarakat/LSM kepada Bupati tentang suatu kegiatan.

Pemeriksaan ini tidak lagi pemeriksaan yang bernilai pembinaan, akan tetapi merupkan pemeriksaan khusus terhadap seseorang dalam rangka melaksanakan kegiatanya, mendapat laporan indikasi kesalahan, sehingga dilaporkan kepada Bupati Kepala daerah, dan Bupati Memerintahkan Inspektorat untuk melakukan pemeriksaan khusus, untuk membuktikan kebenaran adanya laporan itu, dan apabila benar adanya, wajib bagi sesorang yang bertanggung jawab untuk mengganti indikasi keuangan yang tidak bisadipertangung jawabkan itu, kalau tidak ditindak lanjuti maka akan diteruskan kepihak penegak hukum untuk diproses lebih lanjut lagi.(Dishubinfokom).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *