INOVASI TRANSPORTASI UDARA MENGGUNAKAN DRONE

Pesawat tanpa  awak atau drone diketahui dapat dimanfaatkan untuk keperluan videografi, fotografi, hingga sebagai alat jasa pengantar barang. Namun, sebuah inovasi perusahaan teknologi Workhors menciptakan drone yang dapat menerbangkan manusia. Dilansir dari reuters.com bernama SureFly, drone raksasa ini diciptakan untuk moda Trasportasi udara yang saat ini masih menunggu lisensi serta pelatihan penerbangan khusus.

Drone makin banyak dijumpai saat ini. Drone pada awalnya digunakan oleh militer untuk melakukan pemantauan tapi sekarang ini digunakan oleh khalayak ramai untuk melakukan pemotretan atau merekam video dari udara.

Pada ajang CES tahun ini, EHang memperkenalkan sebuah drone bernama EHang 184. Perusahaan drone asal Tiongkok tersebut mengklaim EHang 184 sebagai Autonomous Aerial Vehicle (AAV) pertama di dunia. Artinya, Ehang dapat mengangkut bukan hanya barang tapi juga penumpang, termasuk pilot di dalamnya. Dan yang tidak kalah menraik pengemudi tidak perlu memiliki lisensi seorang pilot untuk menerbangkan drone buatan EHang model 184.

Dubai pun berharap mempunyai pesawat penumpang tak berawak yang secara teratur terbang di atas kota bergaya masa depan itu mulai bulan Juli. Pesawat tanpa awak EHang 184 buatan China itu sudah terbang perdana di atas Burj al-Arab, hotel pencakar langit Dubai yang berbentuk layar.

Kepala Badan urusan Jalan dan Transportasi Dubai, Mattar al-Tayer mengumumkan rencana untuk mengoperasikan pesawat nirawak yang terbang secara teratur dari gedung World Government Summit.

Kebanyakan pengamat mengatakan pesawat berkaki empat dengan delapan baling-baling itu hanya sebagai suatu hal yang menarik di Dubai, yang menganggap dirinya sebagai kota konperensi Davos di Padang Pasir.

Pesawat itu dapat membawa penumpang dengan berat mencapai 100 kilogram dan sebuah koper kecil.

Pesawat nirawak yang dilengkapi dengan baterai untuk terbang setengah jam dan menempuh jarak hingga 50 kilometer itu, akan dipantau dari jarak jauh oleh ruang kontrol di darat. Pesawat itu, bisa terbang dengan kecepatan maksimum 160 kilometer per jam. Diposting Minggu 26 Februari 2017, sumber http://beritajambi.co/read/2017/03/14/869/luar-biasa-drone-bakal-jadi-transportasi-udara-.(Dishubkampar/rd).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *