Dishub Pasang Portal di Ridan, Efek Ciliandra?

Polemik Portal yang dipasang PT. Ciliandra Perkasa di jalan umum Desa Siabu Kecamatan Salo tampaknya berbuntut panjang. Dinas Perhubungan Kampar memasang portal di Desa Ridan Kecamatan Bangkinang, Kamis (2/11/2017).

Letak portal besi yang tiangnya dicor dalam tanah itu tak jauh dari perempatan Jalan Ridan dengan Jalan Lingkar. Pemasangan portal ini hanya sehari setelah aksi unjuk rasa Aliansi Masyarakat Kampar Berdaulat, Rabu (1/11).

Pengunjuk rasa menggali jalan umum di Siabu. Massa sengaja mendatangkan satu unit Eskavator untuk memutus akses jalan itu. Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap portal yang dipasang Ciliandra menutup jalan umum.

Kepala Dinas Perhubungan Kampar, Hambali mengatakan, portal hanya setinggi tiga meter. Dengan demikian, kendaraan yang di atas tiga meter tidak bisa melintas.

“Kalau colt diesel masih bisa. Misalnya yang bawa sawit, tidak bisa lewat dari dua janjang (baris TBS melewati bak truk),” ujar Hambali, Jumat (3/10/2017).

Rencananya, portal yang sama juga akan dipasang di jalan masuk Siabu via Desa Salo. Mestinya, kata dia, dipasang Jumat. Namun diundur karena bawahannya sibuk mengurus Porprov.

Hambali tidak menampik, pemasangan portal berkaitan dengan polemik portal Ciliandra di jalan umum. “Ya, Pemerintah sudah dilecehkan gitu, kita pasang aja portal,” ujarnya.

Menurut dia, langkah ini adalah inisiatif Dishub. Ia mengatakan, pihaknya mengusulkan pemasangan portal ketika rapat dengan Bupati. Kebetulan disetujui Bupati.

Ia menegaskan, pemasangan portal bertujuan untuk menertibkan penggunaan jalan. Dikatakan dia, jalan di Ridan itu hanya Kelas III. Namun selalu dilalui kendaraan yang melewati kapasitas. Seperti truk pengangkut Crude Palm Oil.

“Kalau truk CPO itu minimal hanya bisa lewat di jalan Kelas II. Harusnya Kelas I. Tapi Kelas I hanya punya nasional,” ujar Hambali. Sumber//http://pekanbaru.tribunnews.com/2017/11/03/dishub-pasang-portal-di-ridan-efek-ciliandra

Dishubkampar/rd).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *