Pin It

Dewan Kampar Sahkan APBD P tahun 2019

69 Views

Plh.Bupati : Perubahan APBD Tahun Anggaran 2019 Merupakan Upaya Pencapaian Misi Dan Visi Pembangunan Daerah Guna Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

Bangkinang Kota- Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) merupakan penganggaran berjalan tahun kedua dalam pelaksanaaan RPJMD tahap III tahun 2017- 2022, berbagai langkah dan upaya dilakukan guna pencapaian misi dan visi pembangunan daerah guna peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Komposisi APBD Perubahan (APBD-P) tahun 2019 terlihat pada pos pendapatan daerah terdapat perubahan komposisi penerimaan yang semula Rp 2,675 T lebih meningkat Rp 137,098 M dan pada pos belanja daerah juga terdapat penambahan dan pengurangan dari sebelum perubahan Rp 2,588 T menjadi 2,885 T lebih sehingga secara keseluruhan belanja daerah bertambah Rp 295, 248 M lebih baik dari belanja tidak langsung Rp 67,45 M maupun belanja langsung sebesar Rp 227,507 M.

Hal itu dialokasikan untuk kegiatan baru atas pos belanja mendesak dan juga pergeseran anggaran antar unit organisasi antar kegiatan dan atas jenis belanja.

Demikian Plh.Bupati Kampar Drs.Yusri mengawali sambutannyà dalam Rapat Paripurna di DPRD Kampar pembahasan dan pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun Anggaran 2019 yang diadakan di Gedung DPRD Kampar pada senin malam (26/8) yang dimulai pukul 22,31 wib.

Kemudian kata Yusri melanjutkan, tujuannya penambahan dan pergeseran ini untuk pencapaian visi dan misi pembangunan daerah dengan tetap memperhatikan asumsi perhitungan ekonomi makro yang dapat diwujudka di tahun anggaran 2019.

Semoga APBD P tahun 2019 yang telah di sah kan Dewan dan telah di sepakati dapat dilaksanakan sebaik-baiknya dan tepat waktu sebagaimana yang telah ditetapkan, untuk itu Yusri mengharapkan agar segera lakukan langkah percepatan penyelesaian administrasi kegiatan karena ke depan berbagai agenda penting akan dilakukakan sehingga kegiatan di tahun anggaran 2019 dapat diselesaikan dengan baik dan mencapai hasil sebagaimana diharapkan,ungkap Yusri.

Sementara selaku penyampaian hasil rapat Laporan Badan Anggara (Banggar) DPRD Kampar terhadap Rancangan APBD P Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2019 dibacakan oleh Sahrul Aidi,Lc, menjelaskan setelah melalui tahapannya dimulai dari pandangan umum fraksi, berlanjut ke Banggar DPRD bersama TAPD dan Pengguna anggaran pada masing-masing OPD.

Menghasilkan keputusan Banggar diantaranya mengenai pendapatan daerah, Belanja Daerah baik belanja langsung maupun belanja tidak langsung menghasilkan defisit dengan selisih antara pendapatan dan Belanja (surplus/defisit) pada rancangan APBD P tahun 2019 sebesar Rp 158.150.258.341,11 yang akan ditutup dengan SILPA.

Kemudian menyangkut pembiayaan terdiri dari penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan. Pembiayaan ini diperlukan untuk menutupi defisit anggaran atau untuk menampung surplus anggaran dan selisih antara pembiayaan merupakan pembiayaam netto,ujar Sahrul Aidi.

Untuk pembiayaan netto pada APBD tahun 2019 sebesar Rp 50..224..923.132,00 pada APBD P 2019 menjadi sebesar Rp 208.375.181.473,11, terangnya.(Humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *