Pin It

Ekspos Kajian Reaktivasi Pelayanan Angkutan Umum Pedesaan di Kabupaten Kampar, Monitoring Pelayanan Angkutan Umum, dan Evaluasi Pelayanan Pengujian Kendaraan Bermotor dalam Wilayah Kabupaten Kampar

301 Views

Dishub Kampar – telah dilaksanakan Ekspos Kajian Reaktivasi Pelayanan Angkutan Umum Pedesaan di Kabupaten Kampar, Monitoring Pelayanan Angkutan Umum, dan Evaluasi Pelayanan Pengujian Kendaraan Bermotor  dari Bidang Pengembangan dan Keselamatan di Aula Dinas Perhubungan Kabupaten Kampar, Jum’at (24/01/ 2020).

Kegiatan ini dilaksanakan untuk reaktivasi (mengaktifkan kembali) angkutan umum pedesaan yang ada di Kabupaten Kampar, memonitor pelayanan angkutan umum Pemadu moda dan Perintis, serta mengevaluasi pelayanan pengujian kendaraan bermotor Dinas Perhubungan Kab. Kampar.

Ekspos kegiatan disampaikan oleh Tenaga Teknis dari Bidang Pengembangan dan Keselamatan yaitu Sdr. Ihsanul Arkan Anugrah (Ekspos Hasil Kajian Reaktivasi Pelayanan Angkutan Umum Perdesaan), Sdri. Isro Novellia (Monitoring Pelayanan Angkutan Umum ) dan Bapak Yurisdian (Evaluasi Pelayanan Pengujian Kendaraan Bermotor )

Ekspos Hasil Kajian Reaktivasi Pelayanan Angkutan Umum Perdesaan

Ekspos Monitoring Pelayanan Angkutan Umum

Ekspos Evaluasi Petugas Pengujian Kendaraan Bermotor

Dilanjutkan dengan diskusi, berikut ini saran-saran yang  disampaikan oleh para pejabat yang hadir di acara ekspos tersebut:

Kadishub:

Melihat kondisi saat ini, kemungkinan pemadu moda DAMRI akan mengalami gulung tikar. Apabila hal ini terjadi akan menjadi raport merah bagi Dinas Perhubungan Kabupaten Kampar. Tindakan yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan sosialisasi per wilayah (zonasi). Dikarenakan dana dari Dinas tidak ada maka buatlah proposal ke perusahaan. Permasalahan saat ini yang dirasakan masyarakat adalah jadwal keberangkatan belum pasti. Tanyakan ke DAMRI untuk kepastian jadwal agar bisa dilakukan sosialisasi. Tiga hal yang harus dilakukan adalah memastikan jadwal keberangkatan DAMRI, kemudian melakukan sosialisasi ke kecamatan-kecamatan dan mempublikasikan ke media sosial.

Kepala Bidang Angkutan dan Sarana:

Kita prihatin melihat kondisi DAMRI saat ini, jangan sampai pelayanan pemadu moda DAMRI gulung tikar, kita harus perjuangkan bersama-sama. Usaha yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan sosialisasi melalui radio-radio swasta dan pemerintah, pembagian brosur ke sekolah-sekolah atau kantor.

Kepala Bidang Prasarana:

Melakukan sosialisasi Angkutan Umum Pemadu Moda dan Perintis melalui spanduk , radio-radio pemerintah ataupun swasta. Segera tentukan jadwal pasti keberangkatan DAMRI agar bisa disosialisasikan ke masyarakat. Melaksanakan survey kembali di titik rencana shelter Danau. Sosialisasi juga dapat dilakukan dengan memasang banner bus DAMRI dan menempatkan di setiap desa-desa.

Kepala Bidang Lalu Lintas:

Sangat setuju, dengan adanya sosialisasi Angkutan Umum Pemadu Moda dan Perintis dengan bersinergi bersama aparatur desa. Sosialisasi dengan menyebarkan brosur-brosur. Daerah Tambang, banyak masyarakat yang bertanya mengenai jadwal keberangkatan Angkutan Pemadu Moda.

 

Kasi Angkutan:

Bermusyawarah untuk komitmen pelayanan angkutan pemadu moda dan perintis. Selaku aparatur pemerintah dibidang Perhubungan, kita bertanggungjawab untuk menyediakan pelayanan angkutan umum. Untuk saat ini, kita sudah memiliki  angkutan umum pemadu moda dan perintis, serta angkutan umum massal bus sekolah. Dengan adanya angkutan tersebut dapat mengurangi kecelakaan lalu lintas, khususnya anak sekolah. Semoga setiap tahun, angkutan sekolah ditambah sehingga dapat mewujudkan keselamatan lalu lintas. Pemerintah harus menyediakan angkutan gratis untuk masyarakat agar lebih diminati oleh masyarakat.

Sekretaris:

Kajian Reaktivasi Angkutan Perdesaan sangat bagus dilakukan dan bisa diterapkan. Mengoptimalkan kembali angkutan perdesaan. Dengan adanya kajian ini, bisa menjadi bahan masukan untuk kementerian dan Pemerintah daerah. Sosialisasi angkutan perintis dan pemadu moda efektifnya langsung melalui aparat desa, serta dengan membagi zonasi atau wilayah. Di Kecamatan Kampa dan Tambang sangat membutuhkan angkutan pemadu moda.

Kabid Pengembangan dan Keselamatan selaku moderator dan narasumber:

Pentingnya dari pelaksanaan kajian ini adalah untuk mengaktifkan kembali angkutan pedesaan dengan angkutan keperintisan yang mendapat subsidi dari Kementerian Perhubungan. Ditahun sebelumnya Dishub bersama Perum DAMRI telah melaksanakan sosialisasi bus ke sekolah-sekolah bersamaan dengan Sosialisasi SIPENCATAR dan Perum DAMRI selalu siap untuk sosialisasi kembali dengan menyebarkan brosur layanan terbaru. Penyebab kurangnya penumpang angkutan umum adalah kurangnya sosialisasi ke masyarakat. Saran, sosialisasi di Kecamatan berdasarkan zonasi dapat dilakukan bersama aparatur desa dan melalui brosur. Untuk Evaluasi pelayanan pengujian kendaraan bermotor, berdasarkan informasi & permohonan monitoring evaluasi dari Komunitas Pemerhati Masyarakat Transportasi Riau menyampaikan perlunya Pemerintah Kabupaten Kampar untuk lebih memperhatikan proses perizinan domisili perusahaan yang akan melaksanakan uji perdana kendaraan bermotor khusus angkutan barang sesuai Standar Operasional Prosedur untuk menghindari Over Dimensi dan Over Loading, demi menciptakan dunia usaha yang sehat.

Dilanjutkan dengan foto bersama.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Perhubungan Kab. Kampar, Sekretaris, Kepala Bidang Angkutan dan Sarana, Kepala Bidang Lalu Lintas, Kepala Bidang Prasarana, Kepala Bidang Pengembangan dan Keselamatan, Kepala Seksi Angkutan, Kepala Seksi Pengujian Sarana, Kepala Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas, Kepala Seksi Analisi Dampak Lalu Lintas, Kepala Seksi Pembangunan Prasarana, Kepala Seksi Keselamatan dan Lingkungan Perhubungan, Kepala Seksi Pemadu Moda dan Teknologi Perhubungan, Staf Teknis Transportasi dan Manajemen Perusahaan (Ihsanul Arkan Anugrah dan Isro Novellia), serta Staf Bidang Pengembangan dan Keselamatan.

Hasil kajian ini dapat dilihat melalui link berikut ini :

Dokumen Hasil Kajian, Penelitian dan Inovasi

(DISHUB KPR/CM/RA).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *